- Diposting oleh : Admin
- pada tanggal : Juli 14, 2026
Hari Kedua MPLS SD Negeri 4 Cirahab Tahun 2026 Menguatkan Karakter dan Kebiasaan Positif Murid
SD Negeri 4 Cirahab melanjutkan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS Tahun 2026 pada hari kedua dengan berbagai kegiatan edukatif, interaktif, dan menyenangkan. Rangkaian kegiatan dirancang untuk membantu murid baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus menumbuhkan kebiasaan positif sejak dini.
Hari kedua MPLS diisi dengan salam sapa murid baru, Pertemuan Pagi Ceria, permainan tebak gambar, pengenalan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, kegiatan pilihan, makan sehat dan bergizi, bermain ceria, jeda ceria, refleksi, serta doa dan penutup.
Salam Sapa Murid Baru
Kegiatan diawali dengan penyambutan dan salam sapa kepada seluruh murid baru. Guru menyambut murid dengan ramah ketika memasuki lingkungan SD Negeri 4 Cirahab.
Kegiatan ini bertujuan menciptakan suasana sekolah yang aman, nyaman, dan bersahabat. Sapaan hangat dari guru membantu murid merasa lebih percaya diri serta semakin terbiasa dengan lingkungan sekolah, teman, dan aktivitas belajar.
Murid kemudian diarahkan menuju tempat kegiatan secara tertib dengan tetap mendapatkan pendampingan dari guru.
Pertemuan Pagi Ceria
Setelah seluruh murid berkumpul, kegiatan dilanjutkan dengan Pertemuan Pagi Ceria. Kegiatan dilaksanakan dalam suasana penuh semangat melalui salam, doa, gerak sederhana, lagu, dan interaksi positif antara guru dan murid.
Pertemuan Pagi Ceria bertujuan membangun kesiapan fisik dan emosional murid sebelum mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Melalui pembiasaan ini, murid dilatih untuk memulai hari dengan sikap positif, disiplin, gembira, dan penuh semangat.
Kegiatan pagi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara murid dan guru serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.
Permainan Tebak Gambar
Untuk meningkatkan konsentrasi dan kemampuan berpikir, murid mengikuti permainan tebak gambar. Guru menampilkan berbagai gambar yang berkaitan dengan benda, aktivitas, lingkungan sekolah, makanan sehat, serta kebiasaan sehari-hari.
Murid diminta mengamati gambar dengan saksama, kemudian menyampaikan jawaban secara bergantian. Kegiatan ini mendorong murid untuk berani berbicara, menyampaikan pendapat, dan berinteraksi dengan teman.
Selain memberikan hiburan, permainan tebak gambar membantu mengembangkan kemampuan mengamati, mengingat, berkomunikasi, dan memecahkan masalah sederhana.
Guru memberikan apresiasi terhadap setiap jawaban agar seluruh murid merasa dihargai dan terdorong untuk berpartisipasi secara aktif.
Pengenalan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
Salah satu materi utama pada hari kedua MPLS adalah pengenalan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat atau 7 KAIH.
Tujuh kebiasaan tersebut meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat. Kebiasaan ini dikembangkan untuk membantu membentuk anak Indonesia yang sehat, cerdas, disiplin, mandiri, dan berkarakter.
Guru menyampaikan materi menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh murid. Setiap kebiasaan dijelaskan melalui contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti bangun tepat waktu, berdoa, mengikuti olahraga, membawa bekal sehat, rajin membaca, membantu orang lain, dan tidur sesuai jadwal.
Melalui kegiatan ini, murid diharapkan tidak hanya memahami tujuh kebiasaan tersebut, tetapi juga mampu menerapkannya secara bertahap di sekolah, di rumah, dan di lingkungan masyarakat.
Kegiatan Pilihan
Selanjutnya, murid mengikuti kegiatan pilihan sesuai dengan minat dan ketertarikannya. Kegiatan dapat berupa menggambar, mewarnai, membaca, bernyanyi, permainan edukatif, bercerita, atau aktivitas kreatif lainnya.
Pemberian kegiatan pilihan bertujuan memberikan ruang kepada murid untuk mengekspresikan diri dan mengenali kemampuan yang dimiliki. Murid dapat memilih aktivitas yang membuat mereka merasa nyaman dan antusias.
Guru mendampingi murid selama kegiatan berlangsung serta memberikan arahan apabila diperlukan. Melalui kegiatan ini, sekolah berupaya menghargai perbedaan minat, bakat, dan gaya belajar setiap murid.
Makan Sehat dan Bergizi
Kegiatan berikutnya adalah makan sehat dan bergizi bersama. Sebelum makan, murid dibimbing untuk mencuci tangan dan berdoa sebagai bentuk pembiasaan hidup bersih dan rasa syukur.
Guru mengajak murid mengenali makanan sehat yang mengandung karbohidrat, protein, vitamin, mineral, dan serat. Murid juga diingatkan untuk minum air putih serta mengurangi konsumsi makanan yang terlalu banyak mengandung gula, garam, dan bahan tambahan.
Makan bersama menjadi sarana untuk menanamkan nilai kemandirian, kedisiplinan, kebersihan, dan tanggung jawab. Setelah selesai, murid diarahkan untuk merapikan tempat makan dan membuang sampah pada tempatnya.
Bermain Ceria
Setelah makan bersama, murid mengikuti kegiatan bermain ceria. Permainan dilakukan secara individu maupun berkelompok dan disesuaikan dengan usia serta kemampuan murid.
Kegiatan tersebut dapat berupa gerak dan lagu, tepuk semangat, permainan konsentrasi, serta permainan sederhana yang membutuhkan kerja sama. Seluruh murid mengikuti kegiatan dengan antusias dan penuh kegembiraan.
Bermain ceria tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga membantu mengembangkan kemampuan sosial, motorik, komunikasi, sportivitas, dan kerja sama.
Jeda Ceria
Di antara kegiatan, murid diberikan waktu jeda ceria untuk beristirahat. Murid dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk minum, pergi ke toilet, berbincang dengan teman, atau melakukan aktivitas ringan.
Pemberian waktu istirahat merupakan bagian dari pelaksanaan MPLS yang memperhatikan kebutuhan fisik dan emosional anak. Guru tetap melakukan pendampingan untuk memastikan murid merasa aman dan nyaman selama berada di lingkungan sekolah.
Refleksi Kegiatan Hari Kedua
Menjelang berakhirnya kegiatan, guru mengajak murid melakukan refleksi sederhana. Murid diberikan kesempatan untuk menceritakan kegiatan yang paling disukai, pengetahuan baru yang diperoleh, serta perasaan mereka setelah mengikuti MPLS hari kedua.
Guru juga mengajukan beberapa pertanyaan sederhana mengenai Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Melalui kegiatan tersebut, guru dapat mengetahui tingkat pemahaman dan keterlibatan murid.
Hasil refleksi menjadi bahan evaluasi bagi sekolah untuk meningkatkan kualitas kegiatan MPLS pada hari berikutnya.
Doa dan Penutup
Hari kedua MPLS SD Negeri 4 Cirahab Tahun 2026 ditutup dengan doa bersama. Guru menyampaikan apresiasi kepada seluruh murid yang telah mengikuti kegiatan dengan tertib, aktif, dan penuh semangat.
Murid juga diingatkan untuk mulai menerapkan kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah maupun di sekolah. Guru kemudian menyampaikan informasi singkat mengenai kegiatan yang akan dilaksanakan pada hari berikutnya.
Secara keseluruhan, pelaksanaan hari kedua MPLS SD Negeri 4 Cirahab Tahun 2026 berlangsung lancar, edukatif, dan menyenangkan. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, sekolah berupaya membentuk lingkungan belajar yang ramah anak sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan, kemandirian, hidup sehat, kerja sama, dan tanggung jawab.
.jpg)